Muhammad Faruq
The Lailatul Qadar Seekers

The Lailatul Qadar Seekers

Ga kerasa yah, udah 18 ramadhan aja. Kata-kata legend yang muncul seakan-akan ia yang berkata seperti itu hilang dari muka bumi sehingga tidak merasakan tujuh belas hari sebelumnya. Itu artinya kita umat islam sudah melewati peristiwa Nuzulul Quran tadi malam. Dan dalam ± 2 hari lagi kita akan dipertemukan dengan sepuluh hari yang satu malam diantara sepuluh malam nya akan kerasa seperti seribu bulan. Satu malam itu akan terjadi secara random dalam sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan. Tapi, jangan samakan seperti nge gacha sepuluh hero type umum yang didalamnya terdapat sebuah hero type epic yang dimana chance rate mendapatkannya adalah 0.1 %. Ibaratkan satu malam itu sama seperti satu kali gacha. Berarti kalau sepuluh malam sama seperti sepuluh kali gacha. Jika chance rate hero epic itu 0.1 % untuk sekali gacha, dan jika sepuluh kali gacha itu chance rate nya naik menjadi 1 %, berarti chance rate setiap 1 buah dari 9 buah hero umum itu memiliki chance rate 11% dan jika ada 9 hero umum berarti naik lagi menjadi 99%. Hanya ada 1% chance rate untuk mendapatkan hero epic diantara 99 % chance rate untuk mendapatkan hero umum. Lihat, betapa pentingnya penjelasan diatas ::). Jadi, walaupun satu malam itu terjadi secara random di sepuluh malam terakhir bukan berarti chance rate untuk mendapatkannya hanya 1% saja. Kita pasti mendapatkannya 100% tetapi kita tidak tahu apakah kita sedang di malam itu atau tidak. 


...

Rasulullah bersabda:

" Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) 10 hari terakhir bulan Ramadhan "

(HR Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)

...


Itu artinya malam Lailatul Qadar terjadi diantara malam ke- 21, 23, 25, 27, 29 di bulan Ramadhan.

 

So, hentikan permainan mu sejenak, istirahatkan jarimu sebentar, tinggalkan dulu duniamu, mari mencari malam itu bersamaku

 

Kalau dipikir-pikir sangat disayangkan sekali jika malam ini kita lewatkan dengan kegiatan yang duniawi. Umur kita saja belum tentu sampai 80 tahun sedangkan jika kita mengerjakan amal ibadah pada saat itu, sama halnya kita mengerjakan amal ibadah selama 80 tahun bahkan lebih. Jadi, alasan apa yang tepat untuk tidak berusaha mencari malam yang lebih baik dari seribu bulan ini? 



Gua tinggal di kampung, dan ternyata kampung gua dengan kampung-kampung yang diceritakan orang-orang di sosmed itu berbeda. Dimana jika ramadhan, bocil bocil di kampung gua tidak pernah melakukan perang sarung, main petasan eee masih ada lah walaupun ga banyak, bangunin sahur, bangunin putri salju dari tidurnya, dan makan siang. Entah kampung gua ga support permainan perang sarung atau memang kampung gua ga ada player yang mau perang sarung. Gua ragu apakah gua memang tinggal di kampung. Meskipun begitu pasti ada bahkan banyak hal-hal yang akan gua rindukan ketika ramadhan telah dilewati dan semoga kita bisa sampai di ramadhan berikutnya. Aamiin


Kembali ke Lailatul Qadar, jadi walaupun kita tidak tahu itu jatuh pada tanggal berapa, yang pasti kita harus banyak banyak berbuat amal shaleh / beribadah kepada Allah pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir. Untuk antisipasi saja, mari kita maksimalkan di setiap malamnya toh kita ga rugi kok kalau berbuat amal shaleh / beribadah ketika bukan di malam Lailatul Qadar.


Kalau dilihat dari judul, itu adalah julukan yang gua kasih untuk pencari malam Lailatul Qadar. Daaan ya, julukan itu cuma trial selama sepuluh hari terakhir, jika sepuluh hari terakhir itu sudah berakhir maka julukan itu hilang bersama dengan berakhirnya ramadhan. 


Jadi, jika 20 hari sebelumnya kita masih banyak bermain-main, maka di sepuluh malam terakhir sebaiknya dihentikan. Itu lah mengapa tadi gua cerita sedikit tentang kampung gua, dan Alhamdulillah di kampung, gua dan kawan-kawan ga pernah main perang sarung ataupun main petasan, tetapi diganti dengan yang lebih parah lagi, yaitu game. Biasanya gua dan kawan-kawan sehabis tarawih itu duduk bentar dulu, setelah itu baru tadarusan. *tadarus yang gua maksud disini berarti ngaji di musholla menggunakan mic dan bergiliran*. Dan bodohnya gua, ketika giliran gua selesai itu gua langsung buka HP dan main game bukannya menyimak bacaan kawan-kawan yang lain dimana kegiatan itu lebih bahkan sangat jauh bermanfa'at daripada bermain game. -Game-, akan berlangsung lama untuk kita memainkannya. LowBat? tidak menutup kemungkinan untuk bermain sambil nge cas. Kuota abis? ada aja kawan yang baik hati mau hotspot in biar bisa mabar. Jaringan lelet? nggak semua game itu Online. Dan hal itu gua lakuin sampe gua nulis tulisan ini. Dan juga itu lah mengapa gua bilang main game lebih parah dari perang sarung. -Perang Sarung-, simple. Cape? selesai. Nangis/Berantem + Baperan? selesai dan ga akan pernah main lagi. 


Jika itu terjadi di 20 malam sebelumnya, maka harus ada perbedaan yang lebih baik di 10 malam terakhir. Yang tadinya main game setelah shift tadarusnya selesai, sekarang malah lebih sering menyimak bacaan. Yang tadinya ga bangun shalat malam, sekarang malah bangun shalat malam. Yang tadinya ga makan siang, sekarang juga tetap ga makan siang lah!!! 


Terakhir... 


For seekers of Lailatul Qadar, I hope we all get it!!!, aamiin-other Lailatul Qadar Seeker



Lama Ga Posting, Sekali Posting Ga Lama

Lama Ga Posting, Sekali Posting Ga Lama



Setelah sekian lama, akhirnya gua bisa hidup tanpamu menulis di blog ini lagi wuhuu!!. Jadi, sebelumnya gua punya 1 agenda yaitu "Memaksimalkan Sya'ban sebagaimana memaksimalkan Ramadhan" yang dimana agenda itu gua sendiri yang buat dan untuk diri gua sendiri yang telah membuat agenda itu untuk diri gua sendiri, dan dari 1 agenda itu akan melahirkan beberapa agenda lainnya. Dan... Ya hari + malam ini adalah hari + malam Nisfu Sya'ban jadi gua menyempatkan diri untuk nulis walaupun ga banyak. Kenapa? Yaa karena sudah sangat lama gua ga nulis itung-itung dari 27 Rajab kemaren hehee. Dan gua ga kepikiran mau nulis apa ke kalian, mungkin sedikit pemberitahuan aja kalau sebentar lagi Ramadhan yaa pemberitahuan yang sangat penting + sedikit cerita yaa cerita yang sangat penting juga


...



Jadi, beberapa hari yang lalu gua di ajak atau lebih tepatnya direkrut hehee biar keren untuk main bola dalam rangka pertandingan persahabatan. Entah apa yang ada dipikiran mereka untuk mengajak gua, padahal gua bukan seseorang yang ahli dalam bermain bola. Gua juga udah lama ga lari-lari + nendang bola yang berbentuk bola yaa lebih kurang 172.800 detik dan itu sangat mempengaruhi permainan gua yang biasa-biasa aja. Apakah permainan gua jelek waktu itu? Tentu saja tidak! Tapi, permainan gua lebih jelek dari yang biasa-biasa aja. Dan setelah itu gua berpikir kalau gua harus mulai bermain dan berlatih lagi. Ternyata pemikiran itu membuahkan hasil. Gua jadi lebih giat latihan supaya gua bisa menikmati hobi gua yang satu ini dengan tenang dan damai. 


"Hadirkan suasana bertanding dalam proses latihan " -Coach Ardi GT



Terakhir...



" Allahumma baariklanaa fii Rajaba wa Sya'bana wa Ballighna fii Ramadhan "

Peristiwa Isra' Mi'raj

Peristiwa Isra' Mi'raj




Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْۤ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَـرَا مِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَ قْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَا  ۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"Maha Suci (Allah SWT), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad SAW) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat "
(QS. Al-Isra' 17: Ayat 1)

...


Tanggal 27 Rajab adalah waktu terjadinya peristiwa Isra' Mi'raj oleh Nabi Muhammad SAW. Isra' sendiri berarti perjalanan. Yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dimulai dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerussalem (Palestina). Sedangkan Mi'raj berarti Kenaikan. Yaitu saat Nabi Muhammad Naik ke Sidratul-Muntaha dari Masjidil Aqsa di Yerussalem (Palestina).

...

Disini gua tidak akan membahas Isra' Mi'raj secara mendalam yaa karena gua juga masih butuh pemahaman tentang Isra' Mi'raj seperti; Latar Belakangnya, Waktunya, Kisahnya, dll. Jadi, jika kalian kalian wajib membaca dan mengetahui Peristiwa Isra' Mi'raj yang dilakukan oleh Nabi Muhammad yang dimana peristiwa Isra' Mi'raj adalah latar belakang diperintahkannya kita umat Nabi Muhammad untuk melaksanakan shalat 5 waktu. Lebih lengkapnya cek di tirto.id , NU Online , Kumparan.

...

Perlu diketahui juga bahwa jarak dari Makkah ke Yerusalem (Masjidil Aqsa, Palestina) adalah ± 1,239 KM yang jika ditempuh dengan perjalanan berkuda akan membutuhkan waktu ± 6 bulan. Dan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha itu pasti sangat jauh dan membutuhkan waktu yang sangat lama. Namun, Nabi Muhammad hanya butuh waktu 1 malam untuk menyelesaikan perjalanannya pada saat itu. Ketika pulang, Nabi Muhammad menceritakannya kepada orang-orang. Dan tidak ada yang percaya pada saat itu kecuali Abu Bakar Ash-Shiddiq RA yang tidak ada sedikitpun keraguan didalam hatinya terhadap Nabi Muhammad dan apa yang dikatakan oleh Nabi Muhammad. Abu Bakar Ash-Shiddiq membenarkan semua perkataan Nabi Muhammad. Banyak orang yang tidak percaya akan cerita Nabi Muhammad pada saat itu, bahkan orang islam yang imannya rendah masih ragu terhadap perkataan Nabi Muhammad apalagi orang-orang kafir pada saat itu. Tetapi orang yang imannya kuat akan terus bertambah kuat imannya ketika mempercayai Isra' Mi'raj nya Nabi Muhammad. 

...

Nahh inilah yang akan gua bahas. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah SWT untuk melakukan apapun terhadap hamba Nya. Peristiwa Isra' Mi'raj bukanlah suatu hal yang mustahil. Gua akan memberikan sebuah perumpamaan Isra' Mi'raj yang hanya dilakukan dengan waktu yang singkat. 

...

Misal, kita umpama kan dengan seekor semut

Seekor semut yang tinggal di Riau pada saat itu sedang berjalan-jalan bersama kelompoknya. Secara tidak sengaja semut itu pisah dari kelompoknya dan masuk kedalam kantong seorang penumpang yang akan melakukan perjalanan ke Sumatera Barat yang ditempuh selama ± 8 jam menggunakan kendaraan roda 4. Setelah sampai, penumpang itu kemudian turun dan semut itu keluar dari kantong penumpang tersebut. Semut itu kemudian berjalan-jalan lagi dan kembali memasuki kantong seorang penumpang lain yang sedang melakukan perjalanan dari Sumatera Barat ke Riau yang ditempuh selama ± 8 jam menggunakan kendaraan roda empat. Setelah sampai, penumpang itu kemudian turun dan semut itu keluar dari kantong penumpang tersebut dan kembali ke kelompok-kelompok nya dan menceritakan apa yang telah terjadi kepadanya.

Semut itu kemudian menceritakan bahwa dia telah melakukan perjalanan dari Riau ke Sumatera Barat dan kembali lagi ke Riau dalam waktu 8 jam. Pasti kelompoknya pada saat itu tidak percaya. Karena kelompoknya hanya berpikir dari sudut pandang seekor semut saja. Karena, tidak mungkin seekor semut bisa melakukan perjalanan sejauh itu dengan waktu yang sangat cepat. Dan kelompok semut itu tidak mengetahui bahwa sangat mudah bagi Allah untuk memperjalankan seekor semut itu dalam waktu yang sangat cepat. 

Paham?? 

Jadi, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah untuk berbuat sesuatu kepada hamba Nya. 

...

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّمَاۤ اَمْرُهٗۤ اِذَاۤ اَرَا دَ شَیْئًـا اَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ

"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu"
(QS. Ya-Sin 36: Ayat 82)

Tampilan Atau Tulisan

Tampilan Atau Tulisan


Tampilan atau Tulisan ??


Wibu yang searching -Tutorial menjadi Titan- akan memilih blog kalian, jika hanya blog kalian yang memiliki "Tulisan" tentang -Tutorial menjadi Titan- dan akan mengabaikan "Tampilan" dari blog kalian. Tapi, jika ada blog lain yang "Tulisan" nya juga membahas tentang -Tutorial menjadi Titan- , maka disitu lah tampilan blog kalian akan dinilai.


Jadi, mana yang lebih penting ?


Tampilan ? atau Tulisan ?


Kebetulan gua lagi nge scroll-scroll beranda di sosmed. Dan menemukan sebuah permasalahan yang intinya, Lebih baik mana "Tampilan atau Tulisan". Di postingan ini gua akan mencoba menjawab itu. Bukannya takut, tapi gua ga berani di sosmed.

...

Jika blog kalian memiliki konten daily blog seperti blog Kevin Anggara yang tulisannya tentang keseharian, hal-hal / pengalaman yang dia alami sehingga jarang tercopas atau bahkan tidak pernah sama sekali dicopas oleh blogger lain, maka kalian harus memaksimalkan "Tulisan" dan jangan pernah menyerah untuk menang dalam SEO karena saya pernah riset blog nya Kevin Anggara yang hampir semua tulisannya bagus. Ketika gua searching di google salah satu Judul Postingannya, sulit sekali untuk mendapat postingannya itu berada page one. Kecuali kalau kalian cari Judul Blognya. Dan orang-orang yang searching blog kalian yang kontennya seperti itu hanyalah orang-orang gabut yang kepo akan kehidupan kalian. Btw Kevin Anggara adalah inspirasi gua dalam nge blog hehee


...


Beda lagi sama blog yang berisi tentang tutorial, pengetahuan, ilmu, pelajaran dan hal-hal lain yang dapat menambah wawasan. Karena orang-orang akan searching Judul Postingan yang akan di carinya bukan Judul Blog yang akan dicarinya. Dan bayangkan ada berapa banyak blog yang membahas tutorial, pengetahuan, ilmu, pelajaran dan hal-hal lain yang dapat menambah wawasan. Maka, lebih baik fokus ke "Tampilan" karena "Tulisan" yang disajikan kebanyakan hampir mirip dari blog satu dengan blog lainnya. Disitulah "Tampilan" akan menjadi penilaian. Jika "Tampilan" blog kalian lebih bagus dari yang lain dan lebih memanjakan mata dari yang lain, orang-orang akan lebih memilih blog kalian. Atau lebih singkatnya seperti... 


"Hmm kok sama ya tulisannya, tapi yang ini lebih bagus tampilannya dari yang tadi, hmm yang ini ajalah"


Hehee, walaupun terdengar 4l4y. Tapi kurang lebih kek gitu lah jika gua menilai blog orang-orang. 


...


Nahh tulisan yang kalian baca di atas hanyalah pendapat gua. Belum tentu 50% benar bisa jadi hanya 1% yang benar atau bahkan tidak sama sekali. Sedangkan blog gua aja masih sangat-sangat banyak sekali kekurangannya baik itu dari segi "Tampilan" atau "Tulisan"


Jadi, kalau gua lebih memilih "Tampilan" atau "Tulisan" ??


Nahh pertanyaan gua: "Kalau bisa kedua-duanya, kenapa harus satu

Di satu sisi kalian bisa memaksimalkan "Tampilan" blog kalian agar lebih memanjakan mata. Sementara itu di sisi lain kalian juga bisa memaksimalkan tulisan agar orang-orang tidak bosan saat membacanya. 


Kek blog lu bagus aja!! 


Hehee blog gua emang ga bagus. Eittss tenang, gua nulis postingan ini juga buat gua. Kenapa gua memakai subjek "kalian" yaa karna di sini gua sebagai "pembaca". Gua ngebayangin kalau bukan gua yang nulis tulisan ini atau lebih tepatnya tulisan ini ditulis orang lain untuk gua baca dan fahami. Dan subjek "gua" yang gua buat, itu karena disini gua sebagai penulis. Pusing?? Ok, lupakan... 


Waktunya ngedit template... 

Semangat  !! 

Motivasi Menulis Dari Gua Untuk Gua

Motivasi Menulis Dari Gua Untuk Gua


Nb: Gua hidup di zaman dimana teknologi sudah berkembang pesat. Jadi, kata nulis atau sejenisnya disini memiliki 2 arti:


- Memang nulis pada umumnya

- Ngetik di platform tertentu


...


Jadilah seorang penulis. Kalimat disamping termasuk teks?


Yaa teks disamping termasuk Teks Persuasif. Teks Persuasif adalah tunggu... *ngesearching di Google... Dan ok, Teks Persuasif adalah sebuah teks yang berisi ungkapan bujukan, rayuan, ajakan, dan imbauan. Secara tidak langsung kalian dibujuk, dirayu, diajak, dan diimbau untuk menulis dari gua yang jarang menulis hehee. 


"Menulis adalah kegiatan yang bisa membuat namamu menjadi abadi" Yaa, banyak penulis yang berkata seperti itu. Sebelum menulis, biasakanlah diri kalian untuk membaca. Agar nanti kalian bisa mempunyai patokan bahwa jika menulis itu harus begini, dan jika menulis ini harus begitu. 


Apakah itu Copas? 


Hmm kalau copas kata-kata sih enggak tapi mungkin lebih tepatnya copas ide.


Apakah itu salah? 


Tentu saja tidak. Gua percaya, kebiasaan itu hanya bertahan pada tahap tahap awal saja. Jika keahlian menulis kalian sudah maks, maka tulisan kalianlah yang akan dicuri orang lain untuk dijadikan ide dari tulisannya.


Jadi, teruslah menulis sampai masa itu tiba. Dan jika masa itu tiba, tetaplah menulis karena masih banyak yang membutuhkan tulisan kalian. 


Mungkin dalam sehari ada ratusan kalimat yang kita ketik lewat chat di WA untuk dikirim ke doi. Secara tidak langsung itu sudah termasuk menulis. Tapi, apakah chattingan termasuk kegiatan produktif? Tentu tidak, apa yang dapat kita peroleh dari itu? Itu hanyalah sebuah pembicaraan kosong yang dimana si Jari pada saat itu menggantikan tugas dari si Mulut. Bayangkan betapa capeknya si Jari yang melakukan tugasnya dengan baik tapi ternyata yang dilakukannya itu sia-sia. Bayangkan perasaan si Jari. Dan bayangkan perasaan keluarga si Jari... 


...


Maka dari itu, menulislah dalam bentuk yang bermanfaat. Bayangkan jika ratusan kalimat yang kalian tulis saat mengetik di chattingan. Kalian salurkan ke sebuah karya. Untuk menulis juga tidak perlu berfikir terlalu banyak. "Mulailah dengan menceritakan hal kecil tentang dirimu dan pengalamanmu" Begitulah yang dikatakan JK. Rowling. 


...


Dan mulailah menulis untuk diri kalian sendiri bukan untuk orang lain. Jika kalian menganggap bahwa tulisan yang kalian buat untuk kalian sendiri, maka kalian tidak akan menghiraukan apa yang dikatakan orang lain tentang apa yang kalian tulis. Dan seperti yang saya katakan tadi, itu hanyalah terjadi pada tahap awal-awal saja. Lama kelamaan jika tulisan kalian tersebar, pasti ada setidaknya satu orang yang se frekuensi dengan kalian. Jadi seakan-akan kalian sedang berkomunikasi dengan orang yang menikmati tulisan kalian. 


Dan setelah terbiasa menulis tentang hal kecil yang sebenarnya tidak bermanfaat sama sekali, barulah kalian mulai-mulai atau coba-coba menulis suatu yang bermanfaat dan niatkan itu untuk ibadah, InsyaAllah itu akan menjadi amal jariyah kalian kelak! 


Sedikit motivasi dari gua


Gua awal-awal nulis untuk diri gua sendiri yang isinya hal-hal kecil tentang kehidupan gua yang sama sekali tidak berguna untuk dibaca. Dan setiap gua nge baca tulisan gua, gua selalu tidak pernah menganggap bahwa gua yang nulis tulisan itu. Baik itu tulisannya bagus ataupun jelek. Gua menganggap bahwa tulisan ini ditulis oleh orang lain. Tujuannya apa? Supaya gua bisa nulis lebih baik lagi dari tulisan gua yang terbaik.


Jadi gua ga pernah nganggap tulisan gua yang bagus atau jelek. Bahwa gua yang nulis tulisan itu. 


Terakhir ada motivasi mungkin dari gua hehee


" Menulislah, seakan-akan tulisanmu sangat dibutuhkan semua orang "


InsyaAllah dengan tulisan gua kali ini, bakalan membuat gua rajin nulis hehee

Ngumpulin Niat

Ngumpulin Niat

Ini bukan gua ketika lagi ngumpulin niat

Akhir-akhir ini gua sering mendapat tugas. Bukan cuma akhir-akhir ini sihh, akhir-akhir dari akhir-akhir ini gua juga sering mendapat tugas. Intinya gua sering mendapatkan tugas_- dan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan tersebut, gua bukan hanya butuh Pena, Pensil, Tipe X, Buku, Smartphone, Google, No WA temen, serta Brainly:). Tapi gua juga butuh Otak untuk berfikir, Tangan untuk menulis / ngetik / nge scroll beranda sosmed:v, Mata untuk melihat, dan semua organ yang ada ditubuh gua. Dan yang paling penting adalah hati. Karena dari hati, muncullah niat untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut. Maka ngumpulin niat adalah hal yang terpenting. Ngumpulin niat sama halnya seperti ngumpulin ke 9 bijūu dan ngumpulin 7 bola naga. Ciee wibu ya... 


Sesusah itu kah? 


Tidak, karena yang bikin susah untuk ngerjain niat itu salah satunya adalah Gadget + Baterai 2-100% + Kuota + Chat dari Doi. Coba itu semua ga ada, yaa pasti niatnya langsung dikerjain. Kalo nggak bisa, yaa itu... Lu harus sebisa mungkin untuk ngumpulin niat, agar niat lu itu bisa mengalahkan Gadget + Baterai 2-100% + Kuota + Chat dari Doi dan langsung ngerjain tugas (niat yang udah lu pasang). Atau hal-hal yang bisa mengganggu kita dalam melakukan kegiatan bermanfaat yang telah diniatkan lainnya. 


_____


Menurut gua niat terbagi 2:


"Niat yang muncul sebelum melakukan sesuatu dan akan melakukan sesuatu"


Misal besok gua akan menghitung bintang di langit pada malam hari. Itu udah termasuk niat. Ada rasa keinginan didalam hati kita ingin melakukan sesuatu. Yaa kurang lebih kek gitulah. Tapi mungkin kalau konteksnya menghitung bintang di langit pada malam hari... yaa cuman kek gitu sihh ga ada penambahan. Yakalii gabutzsx


...


"Niat yang muncul sebelum melakukan sesuatu dan akan melakukan sesuatu serta apa tujuan untuk melakukan sesuatu itu"


Misal besok gua akan belajar selama 26 jam. Itu udah termasuk niat. Ada rasa keinginan didalam hati kita ingin melakukan sesuatu. Yaa kurang lebih kek gitulah. Tapi mungkin kalau konteksnya belajar selama 26 jam... ya pasti ada tujuan kenapa gua ingin belajar selama 26 jam. Entah karena ingin pintar, atau karena ibadah, atau ingin dipuji oleh orang-orang mungkin?... Yaa itu juga termasuk niat. Ok, Gua berniat ingin belajar besok dan niat gua yang berniat ingin belajar besok adalah supaya gua pintar. Atau lebih tepatnya niat di dalam niat.


_____


Argumen diatas hanyalah berasal dari hasil pemikiran gua. Itu lah kenapa gua bilang kalau cuma ngehitung bintang di langit... ya udah, cuman ke gitu aja. Karena tujuan gua ngehitung bintang itu apa? ga ada kan... lahh tanya sendiri jawab sendiri. Intinya kek gitu. Yaa lu harus ada niat pada saat melakukan sesuatu yang bermanfaat. Sebaik-baiknya niat dalam melakukan sesuatu yang bermanfaat adalah Ikhlas, Niat hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Dan seburuk-buruknya niat dalam melakukan sesuatu adalah Niat hanya untuk mendapat balasan dan pujian dari sesama manusia. Na'udzubillah

Kalau kalian searching di Google kalian pasti akan mendapati:

"Niat adalah bermaksud untuk mengerjakan sesuatu dengan hati dan menjatuhkan pilihan untuk melakukan hal tersebut" -al-Khatabi wikipedia


___


Rasulullah SAW pernah bersabda:


إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ


"Semua amal tergantung dari niatnya"

(HR Bukhari, Muslim dan 4 Imam Ahli Hadits)